Sabtu, 11 Februari 2017

Astagfirullahalladzim..!! Inilah 8 Dosa yang Paling Banyak Dilakukan Istri Pada Suami - No.3 Paling Banyak Dilakukan Di Indonesia

Astagfirullahalladzim..!! Inilah 8 Dosa yang Paling Banyak Dilakukan Istri Pada Suami - No.3 Paling Banyak Dilakukan Di Indonesia

Sebagai seorang istri sering tanpa sadar kita melakukan tindakan berdosa terhadap suami, bahkan menganggap dosa tersebut adalah hal biasa saja. Padahal surga dan neraka istri ada pada ridho suaminya.

Semoga 10 daftar dosa yang paling sering dilakukan oleh istri ini bisa kita hindari agar terjauh dari kebencian suami dan laknat Allah:
1. Menyepelekan Kebaikan Suami
“Diperlihatkan Neraka kepadaku dan aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita, mereka kufur.”

Para Shahabat bertanya: “Apakah disebabkan kufurnya mereka kepada Allah?”

Rasul menjawab: “(Tidak), mereka kufur kepada suaminya dan mereka kufur kepada kebaikan. Seandainya seorang suami dari kalian berbuat kebaikan kepada isterinya selama setahun, kemudian isterinya melihat sesuatu yang jelek pada diri suaminya, maka dia mengatakan, ‘Aku tidak pernah melihat kebaikan pada dirimu sekalipun.’”

2. Tidak Menghormati Keluarga Suami
Seorang suami harus berlaku lembut pada istrinya, namun demikian istri pun wajib bersikap lembut pada keluarga suami, terutama kedua orangtua suami. Jangan sampai istri memonopoli suaminya sehingga bahkan ibu dan bapaknya sendiri tak bisa mendapatkan hak mereka terhadap anak laki-lakinya.

Dalam sebuah hadits shahih, diriwayatkan bahwa Aisyah Ra bertanya kepada Rasulullah Saw, ”Siapakah yang berhak terhadap seorang wanita?”

Rasulullah menjawab, “Suaminya” (apabila sudah menikah). Aisyah Ra bertanya lagi, ”Siapakah yang berhak terhadap seorang laki-laki?” Rasulullah menjawab, “Ibunya” (HR. Muslim)

Seorang sahabat, Jabir Ra menceritakan: Suatu hari datang seorang laki-laki kepada Rasulullah Saw, ia berkata, “Ya Rasulallah, saya memiliki harta dan anak, dan bagaimana jika bapak saya menginginkan (meminta) harta saya itu?

Rasulullah menjawab, “Kamu dan harta kamu adalah milik ayahmu”. (HR. Ibnu Majah dan At- Thabrani).

3. Keluar Rumah Tanpa Izin Suami
Termasuk berpergian jauh tanpa ditemani oleh mahramnya.

“Seorang wanita tidak boleh bepergian kecuali bersama mahram.”

Hadits di atas menyangkut semua bentuk safar. Wallahu a’lam. (Syarh Muslim: 9/103, dengan sedikit perubahan)

4. Menolak Ajakan Suami Berhubungan (Jima’)
Rasulullah saw bersabda: “Apabila laki-laki mengajak istrinya ke tempat tidurnya kemudian ia menolak untuk datang lalu laki-laki itu tidur semalam
dalam keadaan marah kepadanya, maka ia dilaknat oleh malaikat hingga subuh.” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim).

5. Berias Bukan Untuk Suami
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu …” (QS. Al-Ahzaab: 33)

6. Mengungkit Kebaikan Dirinya Terhadap Suami
Tak sedikit istri yang mengungkit-ungkit kebaikan atau bahkan derajat dirinya di hadapan suaminya sehingga menyakiti dan merendahkan suaminya, hal ini merupakan perkara yang amat besar dosanya.

Abu Dzar radhiyallahu ‘Anhu meriwayatkan, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Ada tiga kelompok manusia dimana Allah tidak akan berbicara dan tak akan memandang mereka pada hari kiamat. Dia tidak mensucikan mereka dan untuk mereka adzab yang pedih.”

Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakannya sebanyak tiga kali.” Lalu Abu Dzar bertanya, “Siapakah mereka yang rugi itu, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Orang yang menjulurkan kain sarungnya ke bawah mata kaki (isbal), orang yang suka mengungkit-ungkit kebaikannya dan orang yang suka bersumpah palsu ketika menjual. ” [HR. Muslim]

7. Membangkang Terhadap Suami (Nusyuz)
Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Nusyuz adalah meninggalkan perintah suami, menentangnya dan membencinya” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 4: 24).

“Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar” (QS. An Nisa’: 34).

8. Menggugat Cerai Tanpa Alasan Syar’ie
“Wanita mana saja yang meminta kepada suaminya untuk dicerai tanpa kondisi mendesak maka haram baginya bau surga” (HR Abu Dawud no 2226, At-Turmudzi 1187).

Astaghfirullah, semoga kita terhindar dari dosa-dosa tersebut.

Sumber: Tausiah-pedia.blogspot.com

Woww.. ! Ikan Ajaib Hidup di Darat Seperti Diceritakan Al quran Terbukti Nyata

Woww.. ! Ikan Ajaib Hidup di Darat Seperti Diceritakan Al quran Terbukti Nyata

Sulit rasanya berfikir dengan logika bagaimana seekor ikan bisa hidup tanpa air? Karena pada dasarnya habitat ikan memang di air.

Namun fakta mengatakan bahwa ditemukan ikan yang bisa hidup di darat, bahkan dalam kurun waktu yang lama mencapai hitungan tahun. Ikan hidup tanpa air.

Ikan yang dimaksud adalah Lungfish, juga dikenal sebagai salamanderfish, adalah jenis ikan air tawar yang terkenal karena kemampuannya untuk hidup di darat, tanpa air, selama berbulan-bulan, bahkan kadang-kadang bertahun-tahun.

Seperti namanya, Lungfish yang berarti ikan paru-paru, ikan ini memiliki organ sejenis paru-paru yang memungkinkannya hidup di darat tanpa air.

Agar tetap lembab, ikan ini membuat kepompong dari kulitnya. Ikan yang tergolong monster fish ini adalah ikan air tawar yang tergolong langka yang hanya di temukan di Afrika, Amerika Selatan, dan Australia.

Di Afrika, Lungfish diburu untuk dimakan oleh penduduk setempat. Mereka sering menggali ikan dari tanah kering. Lungfish dikatakan memiliki rasa yang kuat hingga tidak semua orang bisa menikmatinya.

Panjang ikan Lungfish bisa mencapai lebih dari satu meter. Sebagai karnivora, Lungfish memakan cacing atau ikan kecil.

Bentuknya unik, seperti ikan lele yang memiliki sisa kaki dan tangan yang menempel di dekat ekor dan dekat kepala.

Sumber: dream.co.id

Bikin Nangis Bacanya., Kakek Tua Penjual Donat Tertipu Uang Mainan

Bikin Nangis  Bacanya., Kakek Tua Penjual Donat Tertipu Uang Mainan
Tidak ada perasaan lain kecuali sedih tatkala melihat manusia uzur masih mencari nafkah. Apalagi jika mengetahui ada kakek atau nenek berdagang di jalanan lalu menjadi korban penipuan.

Kondisi itu dialami oleh seorang kakek penjual donat di Ujung Baru, Rokan Hulu, Riau. Kakek itu harus pulang dengan menahan sedih lantaran ditipu dengan uang mainan.

Kisah sedih ini disampaikan oleh pengguna Facebook Hasanah Anna. Dia mengunggah cerita sang kakek pada 5 Februari lalu.
Cerita mengharukan ini dimulai ketika Sang kakek bertanya kepada anak Anna yang ingin kala itu membeli donat. " Nak, ini duit beneran apa gak ya?" tanya si kakek. Dalam unggahan Anna terlihat gambar uang bernilai Rp 100 ribu yang sudah lecek.

" Trus kakak bilang, gak kek ni duit mainan," tulis Anna.

 Kok Ya Tega....?

Seketika, tangan si kakek bergetar. Raut muka kesedihan menghiasi wajah si kakek. " Ada orang tadi beli dengan duit ini, 10 ribu," jawab si kakek.

Anna dan keluarganya langsung bertanya berapa uang kembalian yang diberikan sang kakek. Sang kakek menjawab dengan suara parau.

" Yaa 90 ribu lah nak, wong dia beli cuma 10 ribu," kata si kakek.

Anna mengaku sangat sedih mendengar cerita sang kakek. " Langsung gak tahan rasanya nahan air mata,, koq yaa tega kali manusia zaman sekarang... Astaghfirullah...," tulis Anna.

 Doa Para Netizen

Unggahan tersebut menjadi viral. Sejak diunggah hingga hari ini, kisah si kakek telah mendapat 14 ribu likes, dibagikan sebanyak 8.318 kali, dan mendapat 8.153 komentar.

" Ya Allah dngan hti ini ey sya brdoa ya allah smoga xg menipu kakek ini dpat imbalan xg setimpal ya allaaaaah amin yarobbal alamiiiien," tulis pemilik akun Gembries Ae Lah.

" Tambahkan rizki si kakek ya ALLAH .....," tulis pemilik akun Yuni Puji Rahayu.

" Ya Allah....berilah rizki yg banyak kakek ini....gak tega lihatnya....," tulis pemilik akun Leli Solehatin.

Sumber:dream.co.id

Mengejutkan..!! Ayah Seorang Murid Menulis Surat Ijin Sakit Kepada Guru Cantik

Mengejutkan..! Ayah Seorang Murid Menulis Surat Ijin Sakit Kepada Guru Cantik
Mengejutkan..! Ayah Seorang Murid Menulis Surat Ijin Sakit Kepada Guru Cantik

Menjadi Guru dengan paras cantik ternyata tak hanya membuat orang lain terpanah, tapi juga nampaknya membuat terpanah para ayah dari siswa-siswinya.

Bahkan netizen dikagetkan dengan viralnya surat ijin sakit Amel yang dituis oleh ayahnya kepada Gurunya Amel. Bagaiamana tak kaget, surat tersebut ternyata berbeda dari surat biasanya, dengan penuh tulisan dan kata-kata Puitis dari Ayahnya Amel.

Ini dia isi suratnya:

Kepada



Yth Ibu gurunya Amel

di kelas VI

Assalamualaikum Wr Wb

Alangkah indahnya pagi ini, matahari bersinar terang, burung-burung pun bernyanyi riang. Bunga-bunga semerbak di taman mewangi dan bermekaran, tapi hanya satu yang terlihat indah dan menawan. Tapi ibarat bunga, ada satu yang layu yaitu Amel. Hari ini Kamis 26 Januari 2017 dia tidak masuk sekolah dikarenakan sakit.

Semoga Ibu gurunya Amel tetap menjadi bunga yang paling indah dan menawan. Amin.

Wassalamualaikum Wr Wb

Hormat saya

ttd

(Ayah Amel)

Mengejutkan..! Ayah Seorang Murid Menulis Surat Ijin Sakit Kepada Guru Cantik
Mengejutkan..! Ayah Seorang Murid Menulis Surat Ijin Sakit Kepada Guru Cantik

Bagai gayung bersambut, entah serius atau bercanda secara tak diduga sang Guru Cantik yang rupanya dikagumi Ayahnya Amel itupun ternyata membalas surat dengan kata-kata yang tak kalah puitis.

Ini balasan surat untuk Ayahnya Amel:

Kepada Yth

Orang tuanya Amel

di Tempat/Rumah

Assalamualaikum Wr Wb

Surat Bapak/Ibu sudah saya terima.

Alangkah kagetnya saya saat mengetahui Amel sakit. Bagaikan petir di siang bolong, hatiku gundah dulana membaca surat bapak atau ibu.Tak terbayangkan perihnya hatiku. Hatiku hanur berkeping-keping. Semoga Amel lekas sembuh. Kelas sepi tanpa suara dan derai tawa Amel.

Wassalam

Sekolah Amel, 1 Februari 2017

ttd

(Ibu gurunya Amel)

Mengejutkan..! Ayah Seorang Murid Menulis Surat Ijin Sakit Kepada Guru Cantik







































Di era globlisasi ini semakin banyak kasus mutilasi yang disebabkan oleh kasus perselingkuhan. Hal ini bisa saja trejadi pada ibu guru jika masih berhubungan dan berbalas surat dengan suami saya. Mohon dicamkan!!!

Salam Hormat

ttd

Ibunya Amel

Siti Maisaroh



Mengejutkan..! Ayah Seorang Murid Menulis Surat Ijin Sakit Kepada Guru Cantik

Wah, Ternyata Ibu Amel marah besar setelah mengetahui suaminya berbalas puisi lewat surat kepada Guru Amel di Sekolah.Semoga mereka baik-baik saja yah...

Sumber:cerminan.com

Kamis, 09 Februari 2017

AWAS..!! Jika Lakukan Sujud Ini, Maka Shalat Anda Otomatis Batal

AWAS..!! Jika Lakukan Sujud Ini, Maka Shalat Anda Otomatis Batal
AWAS..!! Jika Lakukan Sujud Ini, Maka Shalat Anda Otomatis Batal

Shalat terdiri dari beberapa rukun yang harus dipenuhi dengan sempurna. Salah satunya adalah sujud, dimana berpengaruh pada kesempurnaan dan sahnya shalat. Karena jika tidak terpenuhi, keseluruhan shalat yang dilakukan saat itu menjadi batal atau sia-sia.

Dalam sebuah riwayat Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhu, ia mengatakan, “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam diperintahkan untuk melakukan sujud dengan bertumpu pada 7 anggota badan.” (HR Bukhari dan Muslim)

7 anggota tubuh yang menjadi tumpuan ketika sujud telah dijelaskan juga dalam sebuah hadist yang dituturkan oleh Ibnu Abbas.

“Aku diperintahkan untuk bersujud dengan bertumpu pada tujuh anggota badan –dan beliau berisyarat dengan menyentuhkan tangan ke hidung beliau (termasuk dahi)-, dua telapak tangan, dua lutut dan ujung-ujung dua kaki..” (HR Bukhari Muslim)

Jadi sahnya suatu sujud dalam shalat dan sekaligus menjadi sahnya shalat tersebut adalah harus bertumpu pada: dahi, hidung, dua telapak tangan, dua lutut dan dua ujung kaki.

Banyak yang tidak menempelkan hidung ketika shalat dan lebih mencondongkan ke daerah dahi. Padahal Rasulullah jelas-jelas mencontohkan dengan menyentuhkan hidungnya ke permukaan lantai.

“Dari sahabat Abu Humaid Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata bahwa Rasulullah menempelkan dahi dan hidungnya ke lantai.” (HR Abu Dawud)

Dengan kata lain bahwa Rasulullah menyamakan kedudukan dahi dengan hidung agar keduanya menempel di lantai ketika sujud, sebagaimana keterangan dari Ibnu Abbas.

Sesungguhnya Rasulullah bersabda, “Allah tidak menerima shalat bagi orang yang tidak menempelkan hidungnya ke tanah, sebagaimana dia menempelkan dahinya ke tanah.” (HR Ibnu Abi Syaibah, Abdurrazaq dan Daruqutni)

Selain hidung, bagian yang sering terlalaikan ketika sujud oleh umat islam adalah ujung kaki. Biasanya hal ini terlihat ketika melakukan sujud yang kedua dimana ujung kaki tidak menyentuh tanah. Dengan demikian sujud tidak bertumpu pada 7 bagian tubuh yang dijelaskan Rasulullah.

Beberapa ulama mengatakan bahwa orang yang melakukan demikian shalatnya tidak sah atau batal.

Imam Nawawi mengatakan, “Untuk anggota sujud dua tangan, dua lutut dan dua ujung kaki, apakah wajib sujud dengan menempelkan anggota tubuh yang berpasangan itu? Ada dua pendapat yakni pendapat pertama tidak wajib, namun sunah muakkad (yang lebih diutamakan). Sedangkan pendapat yang kedua wajib hukumnya dan inilah yang lebih kuat alasannya dan benar. Karena itu jika ada salah satu anggota sujud yang tidak menempel, shalatnya tidak sah.” (Al Majmu)

Keterangan yang sama juga disampaikan oleh Dr sholeh al Fauzan dimana ia berfatwa mengenai orang yang melakukan sujud, namun anggota sujudnya tidak menempel di permukaan.

Jika dia tidak menempelkan sebagian anggota sujud karena udzur yang menghalanginya untuk melakukan hal itu, seperti orang yang tidak bisa sujud dengan meletakkan salah satu anggota sujudnya, maka tidak ada masalah baginya untuk melakukan sujud dengan bertumpu pada anggota sujud yang bisa dia letakkan di tanah. Sementara anggota sujud yang tidak mampu dia letakkan, menjadi udzur baginya.
Namun jika dia tidak meletakkan sebagian anggota sujud tanpa ada udzur yang diizinkan syariat, maka shalatnya tidak sah. Karena dia mengurangi salah satu rukun shalat, yaitu sujud di atas 7 anggota sujud.


Jadi ketika melaksanakan sujud, lakukanlah dengan penuh kesungguhan yakni dengan memenuhi semua syaratnya terutama meletakkan atau menempelkan 7 anggota tubuh di permukaan lantai atau tanah.

Semoga bagi yang baru menyadari kesalahan tersebut bisa memperbaikinya agar shalat yang dikerjakan diterima oleh Allah Ta’ala.

Wallahu A’lam

Sumber : islamidia.com

HEBOH..!! Ada Pria yang Berusaha Membakar Ka’bah


HEBOH..!! Ada Pria yang Berusaha Membakar Ka’bah
HEBOH..!! Ada Pria yang Berusaha Membakar Ka’bah

Masjidil Haram dibuat heboh atas ulah seorang jamaah tawaf yang diduga hendak membakar kiblat umat Islam Ka’bah. Rekaman video pria berbusana ihram yang diamankan oleh petugas itu pun menjadi viral.

Sebagaimana diberitakanSabq.org, pihak keamanan khusus Masjidil Haram menyatakan bahwa pria tersebut bermaksud membakar diri sendiri di area tempat tawaf. Pria tersebut berencana menumpahkan bahan bakar bensin ke ihram yang dikenakan.
Peryataan itu disampaikan Juru Bicara Keamanan Masjidil Haram Mayor Sameh Al-Silmy, Selasa (7/2). Peristiwa itu, menurut Sameh, terjadi kemarin malam waktu Saudi. Pelaku adalah warga negara Saudi berusia 40 tahun.

“Saat ini kami masih akan melakukan investigasi resmi untuk mengetahui apa motif tindakan pria tersebut,” kata Sameh.

Ghazi Darwish, seorang saksi mata yang juga ikut mengamankan pria tersebut menuturkan jika pria itu sudah menumpahkan bensin di sudut selatan Ka’bah yang dikenal dengan Rukun Yamani.

“Saya langsung menangkap orang itu, dan saya berteriak agar semua orang yang tawaf ikut membantu untuk mengamankan pelaku. Tak lama setelah itu pihak keamanan Masjid Haram juga langsung ikut mengamankan,” jelasnya.

Rekaman video berdurasi 23 detik memperlihatkan pria tersebut sempat dipukuli oleh beberapa jamaah yang memergokinya. Di tengah para jamaah yang menggunakan ihram, pria itu langsung ditangkap oleh pasukan keamanan.

Sumber:pojokbandung.com

Wajib Baca..!! Inilah Perjanjian Antara Allah dan Manusia Sebelum Dilahirkan



Wajib Baca..!! Inilah Perjanjian Antara Allah dan Manusia Sebelum Dilahirkan
Wajib Baca..!! Inilah Perjanjian Antara Allah dan Manusia Sebelum Dilahirkan

Ingatkah anda pernah melakukan perjanjian dengan Allah SWT sebelum lahir ke dunia? Ya, fitrah manusia memang pelupa, sehingga tidak ingat terhadap hal-hal yang sudah disepakati dengan Rabb-Nya sebelum  terlahir ke dunia.

Perjalanan hidup manusia sebenarnya sudah terperinci. Semua awal kehidupan dimulai dari alam ruh, kehidupan dunia dan berakhir di surga atau neraka. Sebelum akhirnya dilahirkan ke dunia, manusia sebenarnya melakukan perjanjian dengan Allah SWT.

Jika manusia menyanggupi, maka Ia akan lahir dan hidup di dunia, namun jika tidak, Allah tidak akan menakdirkannya menjalani kehidupan di muka bumi. Hal ini dijelaskan dalam Al-Quran dan hadist-hadist yang diriwayatkan Nabi Muhammad SAW. Sebelum setiap manusia lahir ke dunia, Allah telah mengambil kesaksian dari setiap jiwa atau ruh manusia.

Dan dinyatakan juga dalam Alquran sebagaimana ayat Al-Hadid ayat 8. “Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal Rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Tuhanmu. Dan sesungguhnya Dia (Allah) telah mengambil perjanjianmu, jika kamu adalah orang-orang yang beriman”. (QS. Al Hadid, 57:8)

Dalam sebuah hadist riwayat Iman Tirmidzi Rasulullah SAW bersada bahwa saat penciptaan adam Allah mengusap punggung Adam lalu dari punggung tersebut keluar setiap ruh yang menyerupai biji atom yang berjatuhan.  Ruh tersebut kemudian dijadikan berpasangan-pasangan lalu diambil janji dan kesaksiannya.

Hal ini diperkuat dalam QS Al A’raaf Ayat 172 tentang Syahadatnya jiwa manusia sebelum ke Alam Dunia.   “Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (serayaberfirman) “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” mereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar pada hari kiamat kamu tidak mengatakan, “Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keEsaan Tuhan)”. (QS. Al A’raaf, 7 : 172)

Dari ayat tersebut  diketahui bahwa ruh manusia sudah mengakui keesaan Allah SWT. Ini disaksikan oleh Nabi Adam dan penduduk langit sebagai saksi . Perjanjian ini  tidak akan pernah diingat manusia karena fitrah manusia sebenarnya adalah pelupa. Manusia kemudian lahir dalam keadaaan suci. Orang tuanya lah yang membuatnya beragama selain Islam.

Namun ini bukan alasan manusia bisa mengelak atas janjinya kepada Allah SWT di akhirat kelak. Karena manusia dibekali akal dan pikiran untuk menentukan jalan kebenaran. Allah SWT juga sudah mengutus Nabi dan Rasul-Nya untuk mengingatkan kembali tentang perjanjian tersebut. Namun manusia tetap saja ingkar.

Manusia secara fitrah memang melupakan perjanjian tersebut. Karena itu kenyataan yang harus dihadapi oleh setiap manusia adalah  sesungguhnya tidak ada satu jiwa pun yang lahir ke dunia ini, kecuali Allah telah mengambil perjanjian dan kesaksian mereka ketika di alam ruh bahwa, Allah adalah Rabb mereka, dan Allah melakukan hal ini agar mengujinya dalam kehidupan dunia agar pada hari akhirat nanti tidak ada satupun manusia yang akan mengingkari tentang keEsaan Allah.

Zakir Naik, seorang ulama asal India mengatakan hidup ini seperti ujian di sekolah. Manusia menjalani kehidupan setelah setuju dengan perjanjian yang dibuatnya dengan Allah SWT. Saat menjalani kehidupan, manusia seperti sedang ujian, Guru tidak akan memberitahu jawaban meski sebelumnya apa yang diuji telah diajarkan. Jawabannya baru akan diberitahu saat ujian telah selesai. Setelah hari kiamat, Allah  barulah akan memberikan jawaban atas apa perjanjian yang sudah kita buat dengannya sebelum lahir ke dunia.

Sumber:infoyunik.com